• September 26, 2023

Sering Pusing Pasca Covid? Bisa Jadi Pertanda Long Covid!

Covid-19 telah menjadi pandemi global yang memengaruhi kesehatan dan ekonomi seluruh dunia. Setelah sembuh dari Covid-19, beberapa orang melaporkan gejala yang berlangsung lama dan terus-menerus. Kondisi ini dikenal sebagai long covid.

Apa yang dimaksud dengan long covid dan bagaimana penanganannya? Simak ulasan lengkapnya melalui ulasan dari Bumame berikut ini!

Apa Itu Long Covid?

Long Covid atau covid jangka panjang adalah kondisi yang dialami oleh sejumlah orang yang sebelumnya telah terinfeksi Covid-19. Orang-orang yang terkena long covid mengalami gejala yang terus-menerus bahkan setelah mereka dinyatakan sembuh dari virus tersebut.

Kebanyakan penderita Covid-19 akan merasa lebih baik dalam beberapa hari atau minggu setelah gejala pertama dan pulih sepenuhnya dalam 12 minggu. Namun dalam kondisi long covid, gejala dan masalah kesehatan yang dialami bisa lebih lama. Bahkan, ditemukan penderita yang mengalami long covid hampir 6 bulan lamanya.

Sampai sekarang, para ahli belum menemukan penyebab pasti mengapa virus Corona bertahan sekian lama pada tubuh manusia meski sudah dinyatakan sembuh.

Orang yang Rentan Mengalami Long Covid

Meski tidak diketahui secara pasti apa penyebabnya, long covid rentan dialami oleh beberapa orang yang mengalami kondisi:

  • Obesitas atau kelebihan berat badan
  • Mengalami lebih dari lima gejala berbeda ketika terinfeksi Covid-19
  • Lanjut usia
  • Memiliki kondisi kesehatan kronis

Walau seseorang tidak memiliki risiko di atas, kemungkinan mengalami long covid masih sama besarnya dengan orang dengan kondisi rentan.

Gejala Long Covid

Gejala long covid sangat bervariasi. Sebuah studi pada tahun 2021 menunjukkan bahwa gejala long covid yang paling umum adalah kelelahan dan pusing.

Di samping gejala utama ini, ada beberapa gejala lain yang biasa dialami oleh penderita long covid, yakni:

  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Sesak napas dan nyeri di dada
  • Nyeri otot dan sendi
  • Perubahan detak jantung
  • Merasa sakit kepala
  • Berhalusinasi

Orang yang mengidap long covid juga ada yang menunjukkan gejala posttraumatic stress disorder (PTSD), khususnya ketika mengalami kilas balik atau kecemasan terkait penyakit yang dialami.

Penanganan Long Covid

Tidak ada penanganan khusus mengenai apa yang harus dilakukan untuk mengatasi long covid. Setiap penanganan perlu disesuaikan tergantung gejala atau kondisi yang dialami penderita.

Inilah beberapa cara mengatasi long covid secara umum:

  1. Istirahat yang cukup. Orang yang menderita long covid perlu istirahat yang cukup untuk membantu tubuh memulihkan diri dari infeksi virus. Istirahat yang cukup dapat membantu mengurangi kelelahan dan meningkatkan energi.
  2. Pengelolaan gejala. Beberapa gejala yang sering terjadi pada long covid adalah sakit kepala, kesulitan bernapas, kelelahan, dan nyeri otot. Untuk mengatasi gejala tersebut, dapat dilakukan dengan konsumsi obat penghilang nyeri dan pereda demam dari dokter, terapi oksigen, terapi fisik, dan terapi pernapasan.
  3. Nutrisi yang seimbang. Asupan nutrisi yang seimbang dapat membantu tubuh untuk memulihkan diri. Makanan yang sehat dan bergizi seperti buah-buahan, sayuran, protein, dan karbohidrat kompleks dapat membantu tubuh memperoleh nutrisi yang dibutuhkan.
  4. Terapi psikologis. Long covid dapat menyebabkan kecemasan, depresi, dan stres. Terapi psikologis seperti cognitifbehavioral therapy (CBT), terapi perilaku, dan terapi keterampilan manajemen stres dapat membantu mengurangi kecemasan dan meningkatkan kualitas hidup.
  5. Pemantauan kesehatan secara teratur. Kesehatan seorang penderita long covid perlu dipantau secara teratur oleh dokter atau profesional kesehatan terkait untuk memantau proses penyembuhan.

Apakah Long Covid Bisa Sembuh?

Pemulihan dari long covid sangat bervariasi. Beberapa gejala dapat membaik dengan cepat sementara gejala lain bisa bertahan cukup lama. Orang yang memiliki gejala ringan pada infeksi awal Covid-19 masih bisa mengalami masalah jangka panjang. Berbagai penanganan di atas sekiranya bisa membantu mengatasi gejala yang muncul.

Akan tetapi, penelitian pada tahun 2022 menunjukkan bahwa risiko long covid bisa diminimalisir dengan pemberian vaksinasi. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi seseorang untuk menjalani vaksinasi apabila memenuhi persyaratan medis.

Untuk memastikan apakah gejala yang muncul pada seseorang merupakan gejala dari long covid atau bukan, dibutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Bumame menyediakan layanan tes covid yang akan membantumu untuk memeriksa kesehatan lebih lanjut. Kamu dapat berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu secara gratis, lho! Kamu pun bisa menjalani tes covid di rumah tanpa perlu keluar melalui layanan Home Care.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *