• March 5, 2024

4 Opsi Kontrasepsi Alami dalam Pengendalian Kehamilan

Pencegahan kehamilan dapat dilakukan oleh pasangan ketika sudah benar-benar matang dengan keputusan yang dibuatnya dengan berbagai cara alami. Dilansir dari cdc.gov, penggunaan opsi pengendalian kehamilan alami biasanya hanya 77% efektif untuk mencegah kehamilan yang tidak disengaja. Lalu, apa saja opsi pengendalian kehamilan alami itu? mari simak bersama!

Metode suhu tubuh basal

Dilansir dari medicalnewstoday.com, metode ini mengharuskan seseorang menggunakan termometer basal untuk mengukur suhu setiap harinya saat pertama kali bangun tidur karena peningkatan suhu yang berkelanjutan sekitar 0,5° F menjadi tanda ovulasi. Biasanya ovulasi terjadi sekitar hari ke-14 dari siklus 28 hari. Selama masa ovulasi, sebaiknya kamu tidak melakukan hubungan seks vaginal atau harus menggunakan bentuk kontrasepsi lain untuk mencegah kehamilan yang tidak disengaja.

Metode lendir serviks

Metode ini melibatkan penilaian jumlah dan kualitas lendir serviks untuk menentukan ovulasi. Setiap orang dapat memeriksa lendir serviks dengan berbagai cara, salah satunya menyeka vagina menggunakan tisu toilet sebelum buang air kecil. Setelah itu, kamu dapat memeriksa warna dan tekstur cairannya. Tak hanya itu, kamu juga dapat memeriksanya ketika cairan keluar di celana dalam atau memasukan jarih bersih ke dalam vagina.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *