• March 5, 2024

Cegah Masalah Stunting, Inilah 4 Manfaat Temulawak bagi Kesehatan Anak

Temulawak, atau Curcuma xanthorrhiza, adalah tanaman yang berasal dari Indonesia dan telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional. Temulawak mengandung senyawa kurkuminoid, di antaranya kurkumin, yang memiliki sifat anti-inflamasi, antioksidan, dan hepatoprotektif (perlindungan hati). Berikut adalah manfaat temulawak bagi kesehatan:

1. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Temulawak dapat meningkatkan kesehatan pencernaan pada anak. Temulawak bersifat kolerestik, yang mana mampu mempercepat sekresi atau pelepasan empedu. Temulawak mampu mempercepat pengosongan lambung, mengoptimalkan kerja enzim pencernaan hingga melancarkan pencernaan dan penyerapan lemak di usus.

2. Meningkatkan kekebalan tubuh

Mengonsumsi temulawak terbukti mampu meningkatkan kekebalan tubuh pada anak. Pada masa pandemi, sebagian masyarakat Indonesia juga mengkonsumsi temulawak sebagai imunostimulan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Temulawak termasuk dalam Pedoman penggunaan herbal dan suplemen Kesehatan dalam menghadapi Covid-19 di Indonesia yang dikeluarkan oleh BPOM RI.

3. Memperbaiki nafsu makan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, temulawak bersifat koreletik yang mana dapat mempercepat pelepasan empedu.

“Empedu ini dapat mengaktifkan enzim-enzim pencernaan, melancarkan proses pencernaan, dan penyerapan lemak di usus sehingga nantinya mengaktifkan hormon-hormon yang akan bekerja untuk peningkatan nafsu makan anak,” jelas Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si selaku Ketua Umum PDPOTJI (Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia), pada acara talkshow yang diadakan oleh SOHO (9/11).

Melalui peningkatan nafsu makan pada anak, temulawak terbukti dapat meningkatkan berat badan pada anak yang memiliki berat badan kurang. Dengan demikian, temulawak dapat menurunkan risiko stunting pada anak dengan tercapainya berat badan anak yang normal.

4. Memelihara fungsi hati

Mongonsumsi temulawak dapat membantu memelihara fungsi hati. Kurkumin, senyawa utama dalam temulawak, memiliki sifat antioksidan yang kuat. Antioksidan membantu melawan radikal bebas dalam tubuh, yang dapat menyebabkan kerusakan sel hati.

Selain itu, temulawak juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam hati. Radang hati dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang dan dapat menjadi faktor risiko untuk penyakit hati. Kemudian, temulawak juga dapat membantu hati mengeluarkan zat beracun dalam tubuh. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *