• March 1, 2024

Ice Skating, Olahraga dan Relaksasi

Sahabat Sehat penggemar Olimpiade mungkin memasukkan ice skating dalam daftar wajib tonton. Figure skaters seperti Kim Yuna dan Yuzuru Hanyu menginspirasi banyak anak muda untuk bermain ice skating. Kegiatan ini bukan hanya dikenal sebagai olahraga, tetapi juga sebagai seni.

olahraga ice skating
Foto: Freepik.com

Mengenal Ice Skating

Ice skating (seluncur es) didefinisikan sebagai rekreasi dan olahraga meluncur melintasi permukaan es dengan bilah yang dipasang di bagian bawah sepatu (skate). Kegiatan ini diduga mulai dikembangkan di Skandinavia sejak 1000 SM, dimana sepatu seluncur pertama dibuat dari tulang betis atau tulang rusuk rusa, lembu, rusa kutub, dan hewan lainnya. Tidak terdapat catatan sejarah jelas kapan skate dengan bawahan logam diperkenalkan, tetapi berdasarkan catatan di Belanda digambarkan sepatu roda dengan bilah logam.

Ice skating menjadi bagian kehidupan masyarakat AS dan Inggris selama bertahun-tahun, tetapi baru dibentuk sebagai olahraga pada tahun 1740-an oleh Edinburgh Skating Club. Berseluncur di es menjadi dasar dari lahirnya dua cabang olahraga, yakni figure skating dan speed skating.

Selain itu, ada juga hoki sebagai olahraga tim paling populer yang melibatkan skating. Sebagai suatu seni olahraga, bermain di arena seluncur es lebih dari sekadar aktivitas santai, ini melibatkan stamina, kekuatan, dan keseimbangan.

Peralatan Ice Skating

Saat mempraktikkan ice skating, kamu wajib menggunakan sepatu skate yang dipasang dengan benar dalam ukuran yang pas. Selain sepatu skate, pastikan kamu membawa sepasang sarung tangan untuk melindungi tangan saat jatuh, kenakan pakaian hangat yang bisa digunakan untuk bergerak. Jangan lupa bawa bantalan dan helm jika kamu baru memulai belajar melaukan olahraga ini.

rekreasi ice skating bersama keluarga
Foto: Freepik.com

Memulai Ice Skating

Disarankan untuk tidak mencoba ice skating sendiri, bila belum pernah bermain ice skating sebelumnya. Kamu bisa memulai dengan mengambil kelas ice skating. Para pelatih akan mengajarkan keterampilan penting, seperti cara berhenti dan cara jatuh. Teknik dasar yang diajarkan akan memastikan untuk dapat berseluncur di arena dengan aman.

Bukan Sekadar Olahraga

Ice skating bukan hanya sebagai olahraga, tetapi juga bentuk rekreasi dan relaksasi, bahkan bisa berefek positif pada otot dan sendi. Pergerakan dalam skating bekerja hampir di setiap otot tubuh, dan meluncur membutuhkan gerakan kaki yang sinkron, yang penting untuk fleksibilitas sendi, serta memperkuat otot kaki dan perut. Melakukan ice skating mampu meningkatkan keseimbangan, koordinasi dan membantu manajemen berat badan.

Selain itu, juga memperkuat otot dan meningkatkan kesehatan sendi. Supaya bisa berdiri tegak di atas es, mengencangkan otot saja ngga cukup, karena kamu juga perlu meningkatkan kendali keseimbangan dan daya tahan. Menurut Harvard Medical School, kegiatan ini mampu membakar hingga 200 kalori per jam. Jadi cocok banget buat digunakan sebagai kegiatan untuk menurunkan atau mempertahankan berat badan, tertama bila dikombinasikan dengan diet sehat.

Ice skating adalah salah satu cara paling menyenangkan untuk berolahraga, terutama jika berseluncur di luar ruangan sambil menikmati pemandangan alam. Jadi bisa olahraga sekaligus mengurangi stres. Ngga cuma itu aja, kamu juga bisa ber-ice skating dengan keluarga dan teman untuk membangun interkasi bersama orang terdekat.

Sahabat Sehat, dikarenakan memiliki efek positif bagi kesehatan fisik dan mental maka berseluncur di es bisa menjadi pilihan hobi baru yang wajib kamu coba!

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

About the Author

Setyaning Pawestri, S.Pi, M.Si

Dosen Ilmu dan Teknologi Pangan, FATEPA, Universitas Mataram. Lulusan Teknologi Hasil Perikanan, Universitas Gadjah Mada dan Ilmu Pangan, Institut Pertanian Bogor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *