• March 1, 2024

Kenali Jenis Narkoba Yaba dan Efek Buruknya

Sahabat Sehat, apakah kamu pernah mendengar narkotika bernama yaba? Terdengar asing kan? Yaba merupakan jenis narkoba yang sejak lama sudah ada, namun jenis narkotika ini baru ditemukan di Indonesia.

Apa itu narkoba yaba?

Yaba merupakan jenis narkoba yang sudah ada sejak tahun 2002 di Bangladesh. Yaba dalam bahasa Thailand berarti “obat gila atau crazy pil”, di Malaysia yaba dikenal sebagai “pil kuda” dan pertama kali diproduksi di Myanmar dan popular di Thailand.

narkoba jenis yaba
Foto: Freepik.com

Yaba berbentuk pil berdiameter 6 mm berwarna oranye atau pink. Kandungannya terdiri dari kombinasi 45-65 mg kafein dan 25-35 mg metamfetamin. Kalau di Indonesia sendiri, obat terlarang ini termasuk kedalam narkoba golongan I.

Yaba masuk ke Indonesia

Narkoba jenis yaba ini masuk melalui Tiongkok dan Kuala Lumpur, sebelum akhirnya masuk ke Aceh dan diedarkan ke Jakarta pada Desember 2022 lalu. Yaba biasanya dikonsumsi oleh pengendara truk yang akan menempuh perjalanan jauh, yang dapat menambah dopamin, serotonin dan norepinerfin pada otak. Sekitar 60% penghasil narkoba yaba yaitu di Myanmar, Laos dan Thailand.

Gejala dan dampak penyalahgunaan

Adapun gejala yang dapat dirasakan setelah penggunaan narkoba yaba pada tubuh yaitu keringat yang berlebihan, melebarnya pupil mata, mimisan, tanda jejak pada lengan, pernapasan  tidak teratur, luka bakar terutama pada jari atau bibir, penuaan dini pada kulit, penurunan berat badan yang terjadi secara tiba-tiba dan drastis, gigi membusuk, menghitam dan patah.

Walaupun konsumsinya hanya dalam dosis kecil, tetap akan memberikan efek pada kesehatan yaitu nafsu makan berkurang, hiperglikemia, euphoria, pernapasan cepat, tahan tidak tidur, dan detak jantung cepat atau tidak teratur.

dampak penggunaan narkoba
Foto: Freepik..com

Risiko penyalahgunaan metamfetamin

Risiko yang dapat terjadi yaitu meningkatkan penyakit menular seperti HIV, serta hepatitis B maupun C yang dapat ditularkan melalui peralatan seperti suntikan ketika berbagi penggunaan obat terlarang ini.

Penyalahgunaan narkoba yaba tidak hanya ditelan secara oral, melainkan juga dapat disuntikkan, dihisap atau dihirup. Selain itu juga ada efek jangka panjang pada kesehatan seperti tekanan darah tinggi, penyakit parkinson, stroke, henti jantung mendadak, masalah konsentrasi, dan sindrom penarikan (sakau).

Bukan hanya mempengaruhi kesehatan tubuh, narkoba ini juga bisa berdampak secara sosial yang akan dirasakan dalam jangka panjang. Setelah mengetahui berbagai efek negatifnya, Sahabat Sehat tentu akan lebih bijak dalam menjauhi penggunaan yaba demi menyelamatkan diri sendiri maupun orang lain di sekitarmu.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

Referensi

BNN Bengkulu. 2022. Kenali Narkoba Jenis Baru, Yaba!. https://bengkulu.bnn.go.id/kenali-narkoba-jenis-baru-yaba/#:~:text=Narkoba%20jenis%20yaba%20merupakan%20kombinasi,Obat%20Gila%20atau%20Crazy%20Pil%E2%80%9D. Diakses 8 Mei 2023.

Jahan, K., Ferdoush, K. A., Rahman, M. M., Ahmed, Z., & Khan, S. I. 2020. Yaba, The Crazy Drug And Its Social Impact In Bangladesh–An Informative Review.  https://www.researchgate.net/publication/344809971_YABA_THE_CRAZY_DRUG_AND_ITS_SOCIAL_IMPACT_IN_BANGLADESH_-AN_INFORMATIVE_REVIEW. Diakses. Diakses 9 Mei 2023.

Rezvi, M. R. 2019. Influencing Factors Of Yaba Addiction Among The Youth Of Bangladesh And Its Effect: A Qualitative Study. https://www.researchgate.net/publication/336272073_Influencing_Factors_of_’Yaba’_Addiction_among_the_Youth_of_Bangladesh_and_Its_Effect_A_Qualitative_Study .Diakses 9 Mei 2023.

About the Author

Neta Mustikasari

Mahasiswa ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Garut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *