• March 1, 2024

Pahami Kontak Erat Covid untuk Cegah Penularan

Walau tingkat infeksi Covid-19 cukup menurun drastis, pandemi Covid-19 di Indonesia belum dapat dikatakan tuntas begitu saja.

Pelacakan kontak status erat masih perlu dilakukan untuk mengurangi tingkat infeksi Covid-19. Apa yang dimaksud dengan kontak erat? Bagaimana kondisi yang termasuk kontak erat Covid? Simak lengkapnya berikut ini!

Apa Itu Kontak Erat Covid?

Definisi kontak erat Covid adalah sebuah status yang digunakan untuk seseorang yang memiliki riwayat kontak dengan orang yang terinfeksi Covid-19, baik orang dengan kasus yang sudah dikonfirmasi atau kasus potensial.

Adapun kondisi yang termasuk kontak erat adalah tatap muka antara beberapa orang selama lebih dari 15 menit dengan jarak 1 meter dalam satu ruangan. Selain itu, bersentuhan atau merawat pasien tanpa Alat Pelindung Diri (APD) juga dapat tergolong sebagai kontak erat Covid.

Pada kasus potensial atau konfirmasi dengan gejala, kontak erat dihitung dari 2 hari sebelum kasus timbul gejala dan hingga 14 hari setelah kasus timbul gejala. Sedangkan khusus pada kasus konfirmasi yang tidak bergejala, kontak erat dihitung dari 2 hari sebelum dan 14 hari setelah tanggal pengambilan spesimen kasus konfirmasi.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Kontak dengan Orang Positif Covid?

Kamu tidak perlu khawatir apabila tidak sengaja berinteraksi dengan seorang penderita Covid lalu menyandang status kontak erat. Kamu dapat melakukan beberapa hal di bawah ini:

1. Isolasi Mandiri

Hal pertama yang kamu perlu lakukan adalah isolasi mandiri. Kamu wajib memantau gejala yang muncul secara berkala. Kamu juga tidak diperkenankan untuk keluar rumah selama menjalani isolasi mandiri.

Jika dibutuhkan, kamu dapat melakukan koordinasi dengan satgas penanganan COVID-19 atau layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan bantuan pemantauan selama isolasi mandiri. Sebab, bisa saja kondisimu justru kian memburuk saat melakukan isolasi mandiri di rumah.

2. Lakukan Tes

Kamu bisa segera melakukan tes Covid apabila mengalami beberapa gejala seperti demam dan batuk. Namun jika kamu tidak tidak memiliki gejala pasca kontak erat dengan positif Corona, sebaiknya kamu perlu menunggu selama 2 – 5 hari sebelum melakukan pengujian. Menurut The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat, pengujian yang terlalu dini justru membuat hasil yang kurang akurat.

3. Informasikan Kepada Orang Lain yang Terlibat

Selain melakukan isolasi mandiri dan tes Covid, kamu perlu menginformasikan orang yang berinteraksi denganmu saat terpapar Covid-19 bahwa hasil tesmu positif. Dengan begitu, mereka dapat melakukan tes juga dan bisa melakukan perawatan sedini mungkin supaya tidak menyebar ke orang lain di sekitar.

Tak perlu panik jika berstatus sebagai kontak erat Covid. Hal ini bukan akhir dari segalanya. Kondisi kesehatanmu dapat segera pulih selama kamu melakukan metode isolasi mandiri dan pengobatan yang tepat di rumah.

Untungnya, Bumame menyediakan layanan Home Care untuk tes Covid sesuai kebutuhanmu. Kamu bisa melakukan tes di rumah dengan tenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *