• March 3, 2024

Penyebab Kram Betis yang Cukup Mengganggu Aktivitas

1. Trombosis vena dalam (deep vein thrombosis)

Deep vein thrombosis merupakan penggumpalan darah yang terjadi di pembuluh darah vena dalam yang terdapat di bagian paha dan betis. Selain sakit betis, kondisi ini juga ditandai dengan pembengkakan betis, betis terasa panas, dan perubahan warna betis menjadi lebih pucat atau kemerahan.

2. Skiatika

Skiatika terjadi karena terjepitnya saraf pada panggul. Kondisi ini umumnya menimbulkan rasa sakit yang menjalar dari panggul, bokong hingga tungkai, termasuk pada betis. Tingkat keparahan nyeri yang ditimbulkan bisa ringan, namun bisa juga berat dan mengganggu kegiatan sehari-hari.

3. Tendinitis

Sakit betis juga bisa disebabkan oleh tendinitis atau peradangan tendon yang terjadi pada tendon Achilles. Kondisi ini ditandai dengan rasa sakit di area sekitar tumit hingga betis. Biasanya, tendinitis tendon Achilles terjadi karena penggunaan otot betis yang berlebihan, misalnya ketika banyak menaiki tangga.

4. Neuropati diabetik pada saraf tepi

Neuropati diabetik merupakan komplikasi dari penyakit diabetes. Penderita diabetes yang tidak terkontrol kadar gulanya bisa mengalami kerusakan pada saraf, tak terkecuali saraf di betis. Hal ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman seperti ditusuk-tusuk atau rasa panas di betis.

5. Sindrom kompartemen

Sindrom kompartemen terjadi karena peningkatan tekanan di dalam kompartemen otot. Sakit betis yang terjadi karena sindrom kompartemen umumnya terjadi akibat cedera yang hebat pada area tersebut, misalnya patah tulang kering yang melukai jaringan otot, pembuluh darah, dan saraf di sekitar patahan.

6. Leptospirosis

Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri leptospira. Penyakit ini disebarkan melalui paparan air atau tanah yang terkontaminasi urine atau darah hewan, seperti tikus, sapi, atau anjing, yang terinfeksi bakteri ini.

Selain sakit betis, leptospirosis juga menyebabkan gejala lainnya seperti demam, mual, muntah, sakit kepala, sakit perut, diare, dan menguningnya kulit dan mata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *