• March 1, 2024

Perbedaan Kanker Paru Sel Kecil dengan Kanker Paru Bukan Sel Kecil

Kanker paru-paru yang umum terjadi, terbagi menjadi dua jenis, yaitu kanker paru-paru sel kecil dan kanker paru-paru bukan sel kecil. Manakah kanker paru-paru yang lebih umum? Apa perbedaannya? Yuk simak informasi lengkapnya bersama Bumame di sini!

Baca Juga: Apa Itu Kanker Paru-paru Sel Kecil?

Apa itu kanker paru-paru bukan sel kecil? 

Kanker paru-paru bukan sel kecil (non sel kecil) atau dalam terjemahan bahasa Inggrisnya lebih dikenal dengan nama non-small cell lung cancer adalah satu dari dua jenis penyakit kanker paru-paru. Kanker paru-paru bukan sel kecil lebih umum terjadi dengan persentase kasus sebesar 85% dari total jumlah kasus kanker paru-paru.

Adapun satu jenis kanker paru-paru lainnya, yaitu kanker paru-paru sel kecil yang bersifat lebih langka atau jarang terjadi dengan persentase kasus sebesar 15% dari total jumlah kasus kanker paru-paru. 

Perbedaan kanker paru-paru sel kecil dengan paru-paru bukan sel kecil 

Kanker paru-paru sel kecil adalah penyakit yang diakibatkan oleh sel-sel kanker yang terlihat kecil dan berbentuk bulat jika dilihat menggunakan mikroskop. Sementara itu, kanker paru-paru bukan sel kecil memiliki bentuk yang lebih besar. 

Umumnya, kanker paru-paru sel kecil tumbuh lebih cepat jika dibandingkan dengan kanker paru-paru bukan sel kecil. Meski begitu, kanker paru-paru ini lebih sering terdiagnosis jika kanker telah menyebar ke area lain di dalam tubuh. Itu sebabnya, skrining atau deteksi dini sangat diperlukan guna mendapatkan pengobatan yang lebih tepat dan efektif. 

Adakah perbedaan gejala antara kanker paru-paru sel kecil dengan kanker paru-paru non sel kecil?

Gejala paling umum dari non-small cell lung cancer adalah sesak napas dan batuk berkepanjangan yang tidak kunjung sembuh. 

Sementara gejala-gejala lainnya tidak jauh berbeda dengan kanker paru-paru sel kecil, yang meliputi: 

  • Nyeri atau rasa tidak nyaman di dada 
  • Batuk kronis yang tidak kunjung sembuh atau bahkan semakin buruk dari hari ke hari 
  • Hemoptisis atau batuk berdarah
  • Kesulitan bernapas 
  • Pembengkakan pada bagian wajah 
  • Rasa lelah 
  • Suara serak 
  • Kehilangan selera makan 
  • Penurunan berat badan 

Baca Juga: Kanker Paru-paru: Penyebab, Gejala, Ciri-ciri, dan Pengobatan

Jenis-jenis kanker paru-paru bukan sel kecil 

Terdapat 3 jenis kanker paru-paru bukan sel kecil yang umum terjadi:  

  1. Adenokarsinoma

Jenis kanker paru-paru ini terbentuk dalam sel yang memiliki karakter mengeluarkan lendir dan zat lainnya. Biasanya berkembang di bagian luar paru-paru. Penyakit ini lebih sering menyerang orang-orang yang aktif merokok atau yang dulu pernah merokok. Namun, tidak menutup kemungkinan dapat menyerang mereka yang tidak pernah merokok. Satu hal penting lain, jenis kanker paru-paru ini juga lebih mungkin terjadi dan dialami pada orang-orang di usia muda jika dibandingkan dengan jenis kanker paru-paru lainnya. 

  1. Karsinoma sel skuamosa

Kanker paru-paru jenis ini berawal dari sel skuamosa (sel berbentuk pipih yang melapisi bagian dalam saluran pernapasan). Karsinoma sel skuamosa biasanya terbentuk di bagian tengah paru-paru. Karsinoma sel skuamosa juga dianggap lebih sering menyerang mereka dengan riwayat merokok. 

  1. Karsinoma sel besar 

Karsinoma sel besar merupakan jenis kanker yang dapat terbentuk di bagian mana pun dari organ paru-paru. Kanker ini cenderung lebih sulit untuk diobati karena sifatnya yang lebih cepat tumbuh dan menyebar. 

Selain 3 jenis di atas, terdapat beberapa jenis lainnya yang tergolong sangat jarang terjadi, seperti karsinoma sarcomatoid dan karsinoma adenosquamous. 

Apakah kanker paru-paru bukan sel kecil dapat dicegah? 

Tidak ada kepastian yang menjamin kamu dapat terhindar dari kanker paru-paru, namun kamu dapat menghindari faktor-faktor risiko untuk mengurangi kemungkinan terkena kanker paru-paru. Merokok adalah penyebab paling umum dari kanker paru-paru, jadi sangat disarankan untuk kamu berhenti merokok dan hindari menghirup asap rokok. Berhenti merokok secara signifikan dapat mengurangi risiko berbagai jenis kanker. 

Selain berhenti merokok dan menghindari asap rokok, kamu juga dapat melakukan beberapa hal berikut untuk mengurangi risiko terkena kanker paru-paru: 

  • Rutin berolahraga
  • Melindungi diri dari paparan bahan kimia 

Selain itu, kamu dapat melakukan skrining risiko dini kanker paru-paru dengan layanan LUNGClear™.

Baca Juga: Apa Saja Tingkatan Stadium Kanker?

Skrining atau tes untuk mencegah kanker paru-paru

LUNGClear™adalah tes skrining biomarker kanker#1 di Indonesia yang paling sensitif dan ampuh mendeteksi lebih dini risiko penyakit kanker paru-paru dengan tingkat akurasi sebesar >80%. Tes ini aman dan tidak berisiko karena menggunakan prosedur pengambilan darah seperti pada umumnya. Untuk informasi lebih lanjut terkait LUNGClear™, kamu dapat menghubungi customer care Bumame.

Ingin tahu kondisi kesehatan paru-paru kamu?

Tidak bisa dipungkiri, jumlah perokok di Indonesia sangat besar. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan paru-paru. Menjadi perokok aktif atau sering menghirup asap rokok, dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru. Jika kamu ingin mencari tahu kondisi kesehatan paru-paru, yuk isi kuis LUNGClear™ di sini untuk mengetahui langkah-langkah preventif apa saja yang dapat kamu lakukan demi mencegah terjadinya masalah kesehatan paru-paru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *