• March 1, 2024

Sering Direkomendasikan, Inilah Kelebihan Roti Gandum

Roti gandum banyak disarankan sebagai healthy food saat sarapan. Roti ini banyak dipilih karena lebih sehat dan lebih banyak serat. Pilihan terbaiknya adalah roti gandum utuh yang diolah dari biji gandum utuh dengan tekstur lebih kasar. Di sebagian negara, roti gandum dilengkapi biji-bijian di atasnya agar lebih menarik sekaligus menambah kandungan gizi.

Roti gandum dikenal mengandung banyak zat gizi, seperti zat besi, fosfor, kalium, kalsium, zink, sodium, folat, vitamin B, vitamin E, dan vitamin K. Roti ini juga sangat baik untuk kesehatan karena tinggi serat dan rendah lemak.

roti gandum
Foto: Pexels.com

Kelebihan Roti Gandum

Fakta gizi roti gandum di atas membuktikan bahwa banyak manfaat kesehatan yang diperoleh dengan mengonsumsi roti gandum secara rutin. Sahabat Sehat bisa menjadikan roti gandum sebagai menu sarapan sehat. Lebih dari itu, roti gandum ini aman untuk penderita diabetes dan seseorang yang sedang diet.

Roti Gandum Cocok untuk Diet

Selain sebagai sumber karbohidrat yang cocok untuk sarapan, roti gandum mempunyai lebih banyak serat dibandingkan roti tawar putih. Oleh karena itu, roti gandum efektif membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Lemak pada roti gandum juga sedikit dan tergolong lemak tak jenuh, sehingga menurunkan risiko kelebihan berat badan.

Aman untuk Penderita Diabetes

Berdasarkan American Diabetes Association, penderita diabetes disarankan mengonsumsi karbohidrat tidak lebih dari 45-60 mg setiap kali makan. Berkaitan dengan hal tersebut, roti gandum aman karena mengandung sekitar 41 gram karbohidrat dalam 100 gram (2,5 hingga 3 lembar roti).

Roti gandum juga mempunyai indeks glikemik lebih rendah dibandingkan roti putih yaitu berkisar 56-59. Dengan demikian, roti gandum dapat menjadi menu yang mencegah kenaikan kadar gula darah drastis. Sebagai contoh, kamu bisa mengisi setengah piring dengan sayuran non tepung seperti wortel, brokoli, dan sawi. Kemudian seperempat piring dengan protein tanpa lemak, dan seperempat sisanya diisi roti gandum utuh.

menu sehat dari roti gandum
Foto: Pexels.com

Tips Memilih Roti Gandum Berkualitas

Saat akan membeli roti gandum utuh, pastikan kemasannya masih bagus dan tidak rusak. Periksalah juga masa kadaluwarsanya. Teliti lebih lanjut bahan penyusunnya karena jika yang tertulis adalah “tepung gandum” atau “diperkaya tepung gandum putih,” maka bukan menggunakan gandum utuh.

Cermati apakah ada tulisan “rendah kalori” atau “khusus untuk diet.” Jika ada, maka produk tersebut kemungkinan mempunyai ukuran gizi lebih kecil, sehingga perhatikan lagi daftar komposisinya di label kemasan. Sahabat Sehat bisa memilih produk non diet, jika tidak sedang menjalankan program diet.

Cara Menyimpan Roti Gandum

Setelah mendapatkan roti gandum berkualitas, Sahabat Sehat harus menyimpannya dengan baik. Saat menyimpannya di rumah, letakkanlah roti gandum di dalam wadah kedap udara, seperti toples atau kantong plastik yang rapat, demi menjaga kelembaban roti dan mencegahnya menjadi keras.

Tempatkan rotinya di tempat sejuk dan kering. Jauhkan dari sumber panas atau kelembaban tinggi karena bisa mempercepat pembusukan. Jika tidak mengonsumsi dalam jangka lama, simpanlah di kulkas agar membuatnya tahan lebih lama. Tempatkanlah dalam wadah tertutup rapat sebelum memasukannya ke dalam kulkas. Jika ingin dikonsumsi, biarkan roti defrost secara perlahan, sebelum memanaskan atau memanggangnya.

Meskipun terbilang aman, bahkan direkomendasikan, bukan berarti boleh mengonsumsi roti gandum utuh secara berlebihan. Tetap batasi konsumsinya karena bisa menyebabkan tingginya asupan sodium yang berasal dari ragi untuk membuat roti. Setiap helai roti gandum utuh mempunyai 200 mg sodium, sementara asupan sodium harian yang disarankan adalah 600 mg-1.800 mg setiap harinya. Imbangi juga dengan menyajikannya dengan sebutir telur dan sayuran, dibandingkan dengan mentega atau selai manis yang tinggi kalori dan lemak.

Editor & Proofreader: Zafira Raharjanti, STP

About the Author

Yuan Adelintang Kurniadita

Saya adalah mahasiswi Magister Sains Manajemen, UGM, dan sudah berpengalaman sebagai content writer freelance.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *